
Google meraup banyak untung pada kuartal 4 tahun 2012 lalu. Bisnis
internet masih sangat menggiurkan bagi Google, tetapi mereka perlu kerja
keras untuk membuat unit bisnis perangkat keras ponsel menguntungkan.
Google melaporkan pendapatan kuartal 4 tahun 2012 sebesar 14,42 miliar dollar AS, atau naik 36 persen dari tahun ke tahun.
Tahun
2012 juga menjadi tahun pertama bagi Google yang membukukan total
pendapatan hingga 50,18 miliar dollar AS atau sekitar Rp 488 triliun.
Angka ini melesat naik dari tahun 2011 yang menghasilkan total
pendapatan 37,91 miliar dollar AS.
Angka ini terbilang sangat
fantastis, apalagi bila dibandingkan dengan APBN Indonesia tahun 2012,
yaitu sekitar Rp 1.400 triliun.
CEO Google, Larry Page, cukup
puas dengan prestasi yang diraih perusahaan. "Ini bukan suatu pencapaian
yang buruk dalam satu setengah dekade perjalanan kami," kata Page
seperti dikutip dari Reuters, Selasa (22/1/2013).
Bisnis
Google meningkat karena perusahaan memperkenalkan beberapa produk baru
selama kuartal 4 tahun lalu, yang biasanya memang menjadi kuartal
terkuat. Google masih mendapat banyak untung dari bisnis iklan meskipun
dari sektor ini harus turun 6 persen dibandingkan tahun 2011.
Seperti diketahui, perusahaan ini melayani iklan online, termasuk iklan seluler, iklan display, iklan video, dan sebagainya. Google optimistis iklan di internet akan terus meningkat, apalagi dari platform YouTube.
Selain itu, sistem operasi mobile Android
masih akan menjadi mesin uang bagi Google. Semakin banyak produsen yang
mengadopsinya. Lebih dari 1 juta perangkat Android diaktifkan setiap
hari.
Unit bisnis perangkat mobile Google, yaitu
Motorola Mobility, tidak bernasib begitu baik. Motorola mengalami
kerugian operasional 353 juta dollar AS pada kuartal 4 tahun 2012.
Google
harus memutar otak agar perusahaan ini menguntungkan dan melakukan
restrukturisasi. "Kita sekarang hidup di dunia multilayar. Kita akan
merasa telanjang jika hidup tanpa ponsel pintar," ujar Page.